Pengenalan Wayang Tradisional

Posted: December 31, 2012 in Uncategorized

ImagePengenalan Jenis-Jenis Wayang Tradisional.

Meski sebenarnya Kitab Ramayana dan Kitab Mahabharata berasal dari Hindia, tetapi nampaknya khasanah kesenian wayang benar-benar menjamur di indonesia. Sebagaimana diketahui, kesenian wayang bermula dari kesenian yang dikembangkan oleh para Brahmana Hindu ketika menyiarkan ajaran Agama Hindu di Pulau Jawa pada abad IV masehi, yakni dengan menggunakan daya tarik kedua kitab besar (Ramayana dan Mahabharata).

 

Berdasarkan data sejarah, Agama Hindu masuk ke Indonesia sekitar abad I Masehi, sebagaimana yang terdeteksi dari prasasti-prasasti peninggalan sejarah Bangsa Tionghoa. Kerajaan-kerajaan Hindu yang berkembang pesat di Indonesia, antara lain Kerajaan Hindu di Kutai, Kalimantan Thnur (awal abad V), Kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat dan seterusnya.

Dalam kenyataannya, peninggalan tentang jenis wayang di Indonesia cukup banyak—hingga sampai ratusan jenis. Sebagaimana basil penelitian RM Ismukandar K dalam karya “Wayang: Asal-Usul dan jenisnya” (1985). Meski demikian, Ismukandar tidak menulis semua jenis wayang dalam bukunya, tetapi mencoba untuk diklasifikasikan sesuai dengan penggolongannya masing-masing. Sebab, ia merasa kesulitan mengidentifikasikan jenis-jenis wayang yang berkembang di Indonesia, sebab ada yang masih herkembang dan sebagiannya ada yang sudah punah.

Ismukandar (1985) akhirnya mengidentifikasikan jenis wayang tersebut ke dalam beberapa golongan; yakni Wayang Beber; Wayang Gedhog, Wayang Kidang Kencana, Wayang Kulit (Purwa), Wayang Golek, Wayang Sunggingan, Wayang Karucil/Klitik, Wayang Wong, Wayang Keling Pekalongan, Wayang Da’wah, Wayang Kulit Betawi, Wayang Kulit Bali, Wayang Potehi, Wayang Madya, Wayang Tasripin, Wayang Suluh, Wayang Wahana, Wayang Kulit Perjuangan Dan Wayang Kulit Kancil, Wayang Pancasila, dan Wayang Wahyu. Terakhir, dari Blitar-Jawa Timur, Ki Sudrun menciptakan `Wayang Sadat‘ yang menceritakan tentang Babad Tanah Jawa termasuk cerita para Wali Sanga.

Betapa banyaknya corak-ragam jenis wayang yang berkembang di indonesia. Memang, di antara jenis wayang tersebut di atas, Wayang Kulit (Wayang Purwa) termasuk kategori yang paling berkembang hingga diakui sebagai `warisan dunia’ oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, Wayang Golek dari Suku Sunda di Jawa Barat juga masih sangat eksis dalam khasanah kesenian di tanah air.   

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s